Food Warrior, Komunitasnya Pejuang Industri Kuliner Indie Malang


Malang yang terkenal sebagai kota destinasi pendidikan dan wisata ini memiliki banyak pelaku industri kreatif. Secara geografis kota ini memang keren, berada di sisi selatan jawa Malang memiliki aset - aset wisata alam yang super lengkap seperti gunung, pantai, air terjun, dan masih banyak lagi. Belum lagi musium - musium dan taman kota yang setiap tahunya terus bertambah menjadikan kota ini sebagai tempat idaman para wisatawan. Banyaknya kampus -kampus besar yang terkenal juga menjadikan kota ini sebagai  kota pendidikan. Dua faktor itulah yang mungkin banyak melahirkan para pelaku industri kreatif di kota Malang, salah satu contohnya industri di bidang kuliner. 

Bicara tentang industri kuliner di kota Malang memang tidak pernah ada bosannya untuk di perbincangkan. Menjamurnya cafĂ© dan resto di setiap sudut kota dengan konsep dan arsitektur yang kreatif menjadi salah satu bukti betapa dasyatnya perkembangan industri kuliner di Malang. Arek - arek Malang yang terkenal dengan kreatifitasnya pun juga selalu aktif untuk membuat inovasi - inovasi kuliner yang tampil lain dari pada yang lain. 

Tren positif ini juga dibarengi dengan munculnya brand - brand kuliner indie Malang seperti : 

Waroeng Jobo Omah, Kauri Khitchen, Mamaci’s Khitchen, Jank Jank Wings, Kedaishi, Kalampoki, Kuy, DW Coffe, Bunch Bead, Ling-Lig, Saboten, Toas Story, dan Rachel Risol

Mereka tampil dengan kuliner berciri khas Ngalam (Malang) namun dengan konsep dan desain yang lebih kekinian. Tentu akan lebih baik lagi kalau pelaku usaha kuliner kreatif ini bisa saling bekerja sama, bareng - bareng menduniakan malang lewat kuliner. Kabar baiknya adalah berangkat dari kesamaan visi para pelaku indutri kuliner kuntuk menjadikan kuliner indie Malang semakin berkembang maka dibentuklah komunitas “Food Warrior”. Komunitas ini diharapkan menjadi wadah untuk menyambung ikatan tali persaudaraan antara pelaku usaha kuliner di Malang. 

Peresmian Komunitas Food Warrior
Berawal dari tiga belas brand kuliner indie ternama  komunitas “Food Warrior” secara resmi dideklarasikan. Minggu, 13 November 2016 bertempat di markas besar Telkomsel Malang dengan mengundang beberapa media, para anggota “Food Warrior” menggelar jumpa pers sekaligus acara launching komunitas tersebut. Dukungan dari Telkomsel juga memberikan angin segar, beberapa event komunitas sebelah seperti “kick fest” yang juga di sponsori perusahaan plat merah ini selalu sukses digelar. Tak ketinggalan komunitas media yang hadir seperti blogger, perwakilan radio,dan media masa lainya tidak bisa dianggap remeh. Media menjadi ujung tombak untuk mempublikasikan setiap informasi yang selalu up to date. 
Foto Para Blogger dan Media Patner Lainnya 
Calon Anggota Food Warrior 

Para Anggota Food Warrior
Dalam acara tersebut salah satu pentolan komunitas “Food Warrior” mengungkapkan bahwa pemilihan nama warrior terinspirasi dari tokoh yang memiliki karakter semangat juang dan pantang menyerah. Semangat yang juga dibutuhkan untuk mengembangkan suatu usaha kususnya dibidang kuliner. Lalu apa saja program kerja yang akan diusung oleh komunitas Food Warrior ? nanntinya komunitas ini akan menggelar event – event rutin seperti bazar, Pelatihan, dan kegiatan sosial lain yang tidak hanya fokus pada profit tetapi juga kebermanfaatan kususnya bagi kota Malang itu sendiri. Komunitas ini juga membuka kesempatan bagi pelaku uasaha kuliner indie malang lainya yang ingin bergabung. Terus syarat dan ketentuanya bagaimana untuk bergabung ? Tidak ada ketentuan formal, bagi yang ingin bergabung cukup langsung menemui owner brand - brand yang sudah disebutkan diatas, Gratis tis tanpa bayar. Mereka akan selalu ramah untuk bekerjasama dan mau menerima anggota baru. 

akun resmi instagram --> @forfoodwarrior 

Komunitas “Food Warrior” juga sangat terbuka untuk bekerjasama dengan indutri kretif lain yang memungkinkan untuk dikolaborasikan. Seperti penyediaan sarana bagi musisi yang ingin memperdengarkan karyanya, atau para seniman dan ahli desain yang ingin memajang hasil karyanya. Mereka juga siap untuk mendukung dunia pendidikan, dengan menggeratiskan dan membimbing siswa kejuruan untuk magang. Intinya komunitas ini ingin merangkul bidang - bidang kreatif lain untuk saling bersinergi dan memajukan terus Kota Malang Tercinta. Dukung terus brand – brand lokal untuk terus berkarya. 
Share: